Pengantar Studi Seni Rupa (Visual Journey)

Melakukan perjalanan merupakan aktifitas yang sering kali dilakukan, apakah dengan kesadaran penuh atau hanya rutinitas dalam keseharian. Journey itu sebuah proses, di mana di dalam proses itu terdapat proses melihat, proses memandang, dan proses untuk berbagi dengan mendiskusikannya. Berbekal pengetahuan tentang senirupa yang telah didapatkan, membuat catatan atas apa yang telah ditemui dalam perjalanan tersebut menjadi penting. Dokumentasikan dan kemudian menelusuri lebih lanjut (obyek visual tersebut) yang dianggap dapat menjadi pengalaman visual (memori visual) paling kuat. Visual Journey mengandung perwujudan pengalaman ruang, interaksi ruang, manusia, peristiwa dan materialitas (space, body, event and materiality).

Aktifitas ‘Visual Journey’

1. Perjalanan (siang-malam)

2. Dokumentasi

3. Catatan

4. Analisa

5. Laporan

10 Responses to “Pengantar Studi Seni Rupa (Visual Journey)

  • perjalanan dpt lebih mengasyikn apabila arah n tujuan yg pasti dan pemandangan yg menyegarkn dlm suasana yg senang,apalgi dtemani oleh seseorang yg spesial.melakukan analisa yg menghasilkan laporan yg menarik yg dpt dibagikan oleh teman yg bisa mnjadi sumber pengetahuan yg baru.

  • Anityas Desy
    7 years ago

    Menurut saya, menulis dan mendokumentasikan mengenai perjalanan yang telah kita lakukan sangat penting untuk menambah wawasan dan pengalaman dalam diri kita.
    Dokumentasi tersebut bisa menjadi kenangan untuk kita di suatu saat nanti, karena apa yang telah kita lewati belum tentu terulang kembali.

    Terima kasih ya Pak. . . buat semua informasi dan ilmu yang telah bapak berikan, karena sangat berguna untuk menambah pengetahuan dan wawasan kepada kami. . .

  • Memang benar ketika kita akan menghasilkan sesuatu karya ataupun apa, kita harus melalui suatu perjalanan yang biasanya (di sebut proses )yang itu merupakan gambaran dari hasil dari apa yang sudah kita rencanakan sebelumnya, apakah sesuai dengan harapan yang kita rencanakan atau sebaliknya. Bila proses yang kita lakukan sesuai dengan prosedur dan di tambah dengan kesungguhan dan ikhtiar kepada Allah SWT,maka insya Allah semua jalan di mudahkan oleh-Nya. Tetepi jangan disertai dengan rasa malas atau apa yang membuat proses tersebut terhambat. Lalu dalam menjalankan perjalanan itu kita juga harus mencari sumber untuk melancarkan perjalanan itu, yaitu melalui indera atau dengan alat. Kemudian kita pilah-pilah sesuai dengan apa yang kita inginkan, setelah itu kita kumpulkan dan dibuat kesimpulan dari semua proses yang telah dijalani untuk memberikan informasi kepada siapa saja yang menyaksikan hasil karya yang telah kita buat melalui sebuah perjalanan.

  • Memang benar ketika kita akan menciptakan suatu karya seni kita harus melaui suatu perjalanan yang biasanya disebut proses dan di dalam proses tersebut merupakan sebagai patokan untuk kita apakah hasil yang akan kita ciptakan itu sesuai dengan yang kita harapkan atau malah sebaliknya. Bila rencana yang akan kita lakukan tersebut kita buat sesuai prosedur maka akan mudah dalam menjalankannya. Disamping itu juga kita harus berikhtiar kepada Allah SWT agar di mudahkan dalam menjalankan proses ini. Tetapi jangan di selingi dengan rasa malas atau apa pun yang membuat proses itu tertunda dan membuat perjalanan ini terhambat.

  • Ibnu Auliansyah
    7 years ago

    apakah kegiatan memperhatikan sesuatu atau kegiatan observasi yang dilakukan sehari-hari juga termasuk dalam “visual journey” ? meskipun kegiatan itu tidak disengaja atau akibat rutinitas sehari-hari.

  • Dina Fathimah
    7 years ago

    Aktifitas visual journey perlu pengamatan yang mendalam sehingga pihak yang melakukan journey lebih memahami apa yang dilihatnya.
    Visual journey juga menjadi pengalaman yang menarik, kita dapat mengerti dunia luar dan mendapat pengetahuan baru.

  • Kurniani Dewanti
    7 years ago

    visual journey yang dilakukan tanpa sadar, namun di tempat yang sama dan berulang (melewati lajur yang sama, dan sering) dapat menjadi memory visual, dan terkadang hal ini membuat kita (pengamat) menjadi sadar (menjadi suatu analisa dan kesimpulan) akan perjalanan, penglihatan, dan kebiasaan tingkah-laku yang kita lakukan di tempat tersebut.

  • Memang benar saat kita akan menciptakan suatu karya kita perlu melalui proses pembelajaran, proses tersebut merupakan suatu batasan kita, apakah hasil tersebut akan tercipta sesuai dengan yang kita harapkan. bila kita melakukan suatu karya tersebut sesuai dengan prosedus mungkin kita akan lebih maksimal melakukan’a. Tapi kita juga tidak boleh malas untuk membuatnya, karna apa bila kita malas maka kita aka menghambat proses tersebut. Dalam proses ini sebaiknya kita harus punya keyakinan bahwa suatu karya yang akan kita ciptakan tersebut sempurna, sesuai keinginan kita dan kita jangan lupa pula berdoa pada yang maha kuasa agar karya kita Sesuai yang kita aharapkan.

  • bayu bagus t(c0808017)
    7 years ago

    journey memang sangat bermanfaat,kita dpt memperoleh ilmu scr lgsung mlalui indra pglihatn kita,,namun itu kita jg hruz mngeluarkan beaya untuk melakukan sebuah perjlanan itu..

  • Kartika dwimeira putri
    7 years ago

    Mu nambah pak..

    Bukan hanya pengalaman ruang,interaksi ruang, manusia, peristiwa dan materialitas..
    Tapi ada pengamatan yg sengaja atau tdk sengaja terekam d memory visual d masa lampau . Yg akan mghasilkan memvisualisasikan sesuatu benda atau kejadian tsb lbih detail .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar